Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 06-10-2024 Asal: Lokasi
Daftar Konfigurasi:
- 1 set PCS 500KW
- Transformator isolasi 1 set 500KW (380V-480V)
- Pengontrol MPPT 400KW * 2 set
- Sakelar pemutus EMS+STS 1 set
- Set sistem baterai 3010KWH
- 2 set wadah khusus berukuran 20 kaki

Daya fotovoltaik diprioritaskan untuk beban, dengan kelebihan daya digunakan untuk mengisi daya baterai. Jika terjadi pemadaman listrik, sistem akan beralih ke jaringan listrik dengan lancar, tempat sistem ESS menyuplai daya ke beban.
Ketika SOC baterai rendah dan daya fotovoltaik tidak mencukupi, daya listrik akan mengambil alih untuk memasok beban. Jika listrik padam lagi, sistem akan menyalakan generator diesel untuk memastikan pasokan listrik terus menerus.
Sistem penyimpanan energi baterai lithium (BESS) semakin banyak diadopsi di fasilitas penyimpanan dingin untuk meningkatkan efisiensi energi, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Berikut ikhtisar fitur dan manfaat utamanya:

Penyimpanan Energi : Baterai lithium menyimpan energi selama jam-jam di luar jam sibuk ketika tarif listrik lebih rendah.
Pelepasan Energi : Selama permintaan puncak, energi yang tersimpan dilepaskan untuk menggerakkan sistem pendingin dan pendingin, sehingga mengurangi ketergantungan pada jaringan listrik.
Baterai Lithium : Baterai berkapasitas tinggi yang menyediakan penyimpanan energi efisien dengan masa pakai yang lama.
Inverter : Mengubah daya DC yang tersimpan dari baterai menjadi daya AC untuk digunakan dalam sistem pendingin.
Sistem Manajemen Energi (EMS) : Memantau penggunaan energi dan mengoptimalkan pengisian dan pengosongan baterai berdasarkan permintaan dan tarif.
Efisiensi Tinggi : Baterai lithium memiliki efisiensi bolak-balik yang tinggi, meminimalkan kehilangan energi selama penyimpanan dan pengosongan.
Penghematan Biaya : Mengurangi tagihan listrik dengan mengalihkan konsumsi energi ke periode berbiaya lebih rendah.
Skalabilitas : Sistem dapat dengan mudah ditingkatkan atau diturunkan berdasarkan kebutuhan fasilitas.
Mengurangi Jejak Karbon : Dengan mengoptimalkan penggunaan energi, sistem ini berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca.
Penyimpanan Makanan : Memastikan pendinginan yang aman dan pelestarian barang-barang yang mudah rusak di gudang dan supermarket.
Proses Industri : Menyediakan pendinginan yang diperlukan untuk proses manufaktur yang memerlukan kontrol suhu yang tepat.
Sistem HVAC : Mendukung pengaturan suhu di gedung-gedung besar dengan menyuplai daya cadangan ke sistem pendingin.
Biaya Awal : Investasi di muka untuk sistem baterai litium bisa jadi besar, meski bisa menghasilkan penghematan jangka panjang.
Masa Pakai Baterai : Meskipun baterai litium memiliki masa pakai yang lama, baterai pada akhirnya akan rusak sehingga memerlukan penggantian.
Keahlian Teknis : Membutuhkan personel terampil untuk instalasi, pemeliharaan, dan optimalisasi.