Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 18-04-2025 Asal: Lokasi
Penyimpanan listrik merupakan komponen kunci dari hampir semua jalur yang masuk akal menuju emisi gas rumah kaca yang nol. BloombergNEF memodelkan jalur untuk membawa dunia menuju emisi nol bersih pada tahun 2050, dengan menggunakan cadangan tenaga surya, angin, dan baterai (Gambar 3). Hal ini memerlukan pemasangan baterai sebesar 722GW di seluruh dunia pada tahun 2030, naik dari 36GW pada akhir tahun 2022, dan baterai sebesar 2,8TW pada tahun 2050.
Baterai perumahan diharapkan menjadi kontributor utama terhadap kapasitas penyimpanan yang dibutuhkan untuk mengalihkan permintaan listrik ke periode pembangkitan listrik terbarukan yang tinggi. Di tingkat rumah tangga, baterai diisi pada siang hari ketika tenaga surya dihasilkan dalam jumlah berlebih, dan habis kemudian ketika permintaan biasanya lebih tinggi. Pola pengisian dan pengosongan ini menguntungkan pelanggan yang ingin meningkatkan konsumsi tenaga surya mereka. Mereka juga dapat menurunkan tagihan konsumen, dengan asumsi bahwa konsumen dikenakan tarif sesuai waktu penggunaan. Manfaat dari pola pengisian dan pengosongan ini diterapkan pada pasar tenaga listrik dengan meratakan beban keseluruhan atau 'kurva bebek' yang muncul pada penetrasi matahari yang tinggi (Gambar 4). Contoh 'kurva bebek' ini sudah ada di banyak pasar seperti Hawaii dan California di Amerika, Australia Selatan, dan bahkan pada hari yang cerah di Belanda atau Spanyol.

Baterai perumahan juga memiliki beberapa manfaat penting bagi jaringan listrik lokal, membantu mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh pertumbuhan pesat sumber daya energi yang didistribusikan seperti tenaga surya dan kendaraan listrik (EV) perumahan. Ribuan atau bahkan jutaan sistem tenaga surya perumahan dan pengisi daya kendaraan listrik akan terhubung ke jaringan listrik yang tidak dibangun untuk mendukung beban sesaat yang tinggi seperti pengisian daya kendaraan listrik atau listrik yang mengalir ke arah yang berlawanan ketika sistem tenaga surya perumahan mengirimkan daya kembali ke jaringan listrik. Di Hawaii misalnya, aliran listrik balik terjadi di lebih dari separuh gardu induk. Ketika jaringan lokal menjadi padat dan tegang, operator jaringan perlu menemukan cara baru untuk mengelola masalah tegangan dan termal atau meningkatkan jaringan untuk menghindari masalah di masa depan. Salah satu alternatif bagi operator jaringan listrik yang melakukan investasi besar dalam jaringan listrik adalah dengan menggunakan sumber daya energi terdistribusi yang fleksibel seperti baterai perumahan, meskipun struktur tersebut memberikan kompensasi kepada pemilik karena memberikan fleksibilitas. Di masa depan, ketika sumber daya energi terdistribusi fleksibel memainkan peran yang lebih aktif dalam mendukung jaringan listrik, baterai perumahan dapat memiliki keunggulan dibandingkan sumber daya energi terdistribusi fleksibel lainnya seperti kendaraan listrik, pompa panas pintar, dan termostat yang terhubung ke jaringan listrik. Baterai perumahan tidak mengharuskan konsumen untuk secara aktif mengubah perilaku mereka dan menyesuaikan kenyamanan di rumah jika jaringan listrik memerlukan perubahan tersebut selama jam-jam kritis. Baterai dapat diprogram untuk merespons dan mengosongkan daya secara otomatis, sementara perubahan pada sumber energi terdistribusi lainnya di rumah dapat menyebabkan perubahan kecil pada suhu rumah atau pola perjalanan, atau penyesuaian pada jadwal individu.

Keputusan kebijakan tentang cara mendukung penggunaan baterai di rumah harus mempertimbangkan manfaat bagi sistem tenaga listrik yang lebih luas selain manfaat bagi pelanggan individu. Meskipun baterai rumah tangga saat ini mungkin tidak memberikan manfaat ekonomi yang jelas bagi individu, baterai harus menjadi bagian penting dari perencanaan jangka panjang dan dapat memainkan peran penting dalam dekarbonisasi.
