Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 17-05-2025 Asal: Lokasi
Ketika sistem penyimpanan energi hanya digunakan untuk pencukuran puncak dan pengisian lembah, sistem peralihan STS (saklar transfer statis) yang terhubung ke jaringan dan di luar jaringan tidak diperlukan, dan penilaian khusus perlu dibuat sesuai dengan skenario penerapan dan permintaan.
Berikut analisa komprehensifnya:
1. Hubungan fungsi inti pencukuran puncak dan pengisian lembah serta STS
Pencukuran puncak dan pengisian lembah terutama mengoptimalkan biaya listrik dengan mengisi sistem penyimpanan energi selama periode harga listrik rendah dan pemakaian selama periode puncak. Intinya adalah strategi pengisian dan pemakaian serta penjadwalan ekonomi, yang termasuk dalam kategori manajemen energi dalam mode operasi yang terhubung ke jaringan. Saat ini:
- Hanya pengoperasian yang terhubung ke jaringan yang diperlukan: sistem penyimpanan energi terhubung ke jaringan melalui PCS (konverter), dan secara otomatis mengisi dan mengosongkan sesuai dengan strategi harga listrik waktu penggunaan, tanpa sering berpindah status terhubung ke jaringan dan di luar jaringan.
- Kondisi tanpa STS: Jika sistem hanya perlu merespons perbedaan harga dan pasokan listrik ke jaringan stabil (tidak ada risiko pemadaman listrik yang sering terjadi), fungsi peralihan tersambung ke jaringan dan di luar jaringan STS tidak diperlukan.
2. Peran dan skenario penerapan STS
STS terutama digunakan untuk dengan cepat beralih ke mode off-grid ketika jaringan tidak normal (seperti pemadaman listrik atau fluktuasi tegangan) untuk memastikan pasokan daya terus menerus ke beban kritis. Kebutuhannya bergantung pada persyaratan skenario berikut:
- Persyaratan kontinuitas pasokan daya yang tinggi: Misalnya, rumah sakit, pusat data, atau industri manufaktur berteknologi tinggi memerlukan peralihan milidetik (misalnya dalam waktu 2 ms) untuk menghindari gangguan produksi atau kerusakan peralatan.
- Keandalan jaringan listrik yang rendah: Di wilayah yang sering terjadi kegagalan jaringan atau pembatasan daya (seperti pemadaman listrik musiman di hutan dataran tinggi), STS dapat dikombinasikan dengan sistem penyimpanan energi untuk mencapai peralihan yang mulus dan meningkatkan keandalan pasokan listrik.
3. Pertukaran ekonomi dan teknis
- Pertimbangan biaya: Sistem STS akan meningkatkan investasi dan kompleksitas peralatan. Jika hanya diperlukan pencukuran puncak dan pengisian lembah, STS tidak perlu mengeluarkan biaya perangkat keras tambahan serta biaya pengoperasian dan pemeliharaan.
- Penyederhanaan teknis: Fungsi pencukuran puncak dan pengisian lembah dapat dikontrol secara terpisah oleh EMS (sistem manajemen energi), tanpa melibatkan logika rumit peralihan on-grid dan off-grid.
4. Pengecualian
Jika pencukuran puncak dan pengisian lembah perlu digabungkan dengan fungsi **respon sisi permintaan** atau **pembangkit listrik virtual** (seperti berpartisipasi dalam pengiriman jaringan atau perdagangan kapasitas cadangan), STS dapat menjadi alat bantu untuk mendukung respons cepat terhadap instruksi jaringan listrik, namun persyaratan tersebut telah melampaui cakupan pencukuran puncak dan pengisian lembah yang sederhana.
Ringkasan
- Skenario di mana STS tidak diperlukan: pengguna industri dan komersial dengan jaringan listrik yang stabil, tidak memerlukan pasokan listrik dengan keandalan tinggi, dan hanya mencari arbitrase harga listrik.
- Skenario di mana STS diperlukan: sistem yang kompleks dengan fluktuasi jaringan listrik yang sering terjadi, perlu menjamin kelangsungan pasokan listrik ke beban-beban utama, atau perlu memperluas fungsi (seperti respons permintaan).
Saat membuat pilihan aktual, disarankan untuk melakukan penilaian komprehensif berdasarkan lingkungan konsumsi daya spesifik, karakteristik beban, dan anggaran investasi.
